dinkes

Lhokseumawe (ANTARA Aceh) – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, selama tahun 2015 menemukan tiga kasus HIV/AIDS.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr Herliza di Lhokseumawe, Rabu menyatakan, ketiga penderita HIV/AID itu usianya masih produktif dan terus mendapatkan pengawasan dari dinas.

Herliza menambahkan, penyebab tertularnya virus mematikan tersebut, dikarenakan penggunaan jarum suntik yang tidak steril, berhubungan seks bebas dan peneluran akibat homo seksual.

Untuk di Kota Lhokseumawe, memang sudah ada ditemukan penularan HIV/AIDS melalui homo seksual, selain itu ada beberapa kasus yang ditemukan penuluran HIV/AIDS tersebut dari luar daerah.

“Kita ada temukan penderita HIV/AIDS penularan melalui homo seksual, bahkan ada juga yang terkena dari daerah lain, misalkan ada warga saat berlibut ke daerah lain, melakukan hal yang berisiko terjangkit virus tersebut dan ketahuannya pada saat kembali ke Lhokseumawe,” tutur Herliza.

Tambahnya, jumlah total penderita HIV/AIDS di Kota Lhokseumawe berjumlah 28 kasus, yang sudah meninggal 11 orang dan sekarang sisanya hanya 17 penderita penyakit mematikan tersebut.

Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menyedikan layanan periksa HIV/AIDS gratis, bagi siapa saja yang ingin melakukan pemeriksanaan, maka bisa langsung ke Pukesmas Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Kita harap bagi siapa saja yang beresiko tertular HIV/AIDS maka segera lakukan pemeriksaan secara gratis, di Puskesmas Muara Dua,” tutur Herliza.

Dirinya menjelaskan, gejala HIV/AIDS berupa kurang nafsu makan, demam tinggi, diare akut tidak sembuh-sembuh dan muncul bercak-bercak di kulit. Apabila sudah mengalami hal tersebut langsung lakukan pemeriksaan ke dokter.

 

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Halaman ini Sudah dilihat Sebanyak
453 Kali